Malam 15 JUNI || Sella Arsada Putri
Malam 15 Juni tahun lalu
Aku tak tahu,
Gemuruh rasa yang menyisir
Rasa hampa Rasa bangga
Bahkan mengalahkan orang kasmaran
Yang merasakan kerinduan bukan hanya kegalauan
Sambil menatap aluminium baling-baling kipas yang berputar
Aku bertanya pada penaku : "Apakah sudah siap mewarnai goresan baru, dalam diary baruku ?"
Lalu, ku tanya pada mata kakiku :"Apakah sudah siap menjadi peta, untuk menitik jalan yang penuh dengan rintangan ?"
Ku tanya pula pada kenangan : "Siapkah meninggalkan, lalu menerima beban baru tanpa keluh kesah dengan keadaan ?"
Pasrah ku pada waktu ^_^
Biarkan kenyataan yang menjawabkan
Diantara hati yang ku lukai
Diantara tangis, tawa, dendam, dan iri
Diantara Mereka orang hebat yang bersemangat
Saling melengkapi dan beranjak merenovasi
Supaya menjadi insan yang bernida
Sebelum angin menyampaikan rindu
Teruntuk tempat, waktu, dan kawanku
Terima kasih atas cerita manis yang kita
Ukir bersama dalam misteri dongeng kita
Aku sadar ...
Aku datang dengan muka polos dan pergi berpoles
Aku datang terpaksa hingga tak rela meninggalkan
Tak bohong dan dapat dipungkiri
Aku senang dan bangga
Hingga jam tiga ...
Bahkan tak mau pejam ini mata
Bukan karena tak sanggup menerima kenyataan
Tapi ... Memang tak rela
Melihat hari esok penuh akan tanggis bercampur bangga
Di hari ini, tepat setahun aku merindu
Malam 15 Juni tahun lalu 🕊️🕊️
@sella.ars__
https://youtu.be/bfpNH-AkM1w
Aku tunggu tulisanmu selanjutnya beb 🖤
BalasHapusEheee siyapp bebcuu 🤩
HapusUwuu keren sel
BalasHapusEhee coba cobaa cuyy, tangyuuu yay 😘😘
Hapus